Tak Terima Diejek Monyet, Pensiunan TNI Asal Jombang Permai (Jomper) Polisikan Tetangganya

Tamam Mubarrok - detikSurabaya
Jombang - Tak terima dikatain monyet, Antonius Yohanes Soetrisno (72), seorang pensiunan TNI AD asal Jalan Murbei Perum Jombang Permai, melaporkan Setyowati (49), tetangganya sendiri ke polisi. Dari laporan ini, polisi akan segera memanggil terlapor.

"Kita akan segera tindaklanjuti laporan tersebut dengan cara memanggil terlapor untuk diperiksa sebatas saksi dulu," kata Kasubag Humas Polres Jombang AKP Sugeng Widodo, Jumat (31/8/2012).

Menurutnya, permasalahan itu berawal saat bulan Juni 2012 lalu. Saat itu, mobil Setyowati hendak dipinjam Antonius. Entah apa sebabnya, Setyowati mendatangi rumah Antonius yang juga tetangganya sendiri. Dari sini, Setyowati memaki-maki dan berkata-kata kasar.

Dalam perkataan itu, Setyowati mengatai Antonius orang miskin. Tak hanya itu, Antonius juga diejek dengan perkataan seperti monyet. "Orang miskin kok pinjam mobil. Dasar monyet," kata Antonius dalam laporannya ke polisi.

Puas mengejek Antonius, terlapor ini langsung meninggalkan rumahnya sembari menggebrak-gebrak meja. Dari kejadian ini, Antonius yang tersinggung, segera melaporkannya ke polisi. Kini, polisi sudah menerima laporan itu dan akan memanggil Setyowati.

"Kita akan memanggil terlapor agar bisa mengetahui duduk perkara sebenarnya," pungkas Widodo.

(bdh/bdh)
 
 

Sopir Asal Diwek Jombang Menabrak siswa SD, Tewas!

Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya
Sungguh tragis nasib bocah SD ini. Saat berjalan pulang dari sekolah, Siti Rahmawati ditabrak truk dari belakang. Bocah SD kelas 3 ini pun tewas di lokasi di Jalan Indrapura Baru, Petekan.

"Anak saya ini sekolahnya masuk siang. Saat tertabrak, dia sedang berjalan pulang ke rumah. Dia masaih mengenakan seragamnya," kata Muhammad Sahlan kepada wartawan di Rumah Sakit PHC, Perak, Kamis (30/8/2012).

Ayah Siti itu menceritakan, usai mengikuti pelajaran di sekolahnya di SD Beteng 7, Siti pulang. Sebenarnya Siti sudah hampir sampai ke rumahnya di kawasan Indrapura Baru. Tetapi entah apa yang terjadi, sebuah truk Fuso bernopol L 8409 AA tiba-tiba nyelonong menabraknya dari belakang. Truk tersebut disopiri oleh Ahmad Firmala Fathoni (37), warga Diwek, Jombang

"Padahal anak saya itu sudah berjalan di pinggir jalan," tambah Sahlan.

Bocah berusia 8 tahun itu tewas setelah kepalanya remuk terbentur aspal jalan. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera membawa anak kedua dari dua bersaudara itu ke RS PHC.

"Badannya tidak apa-apa, tetapi kepalanya berdarah dan kepala bagian belakangnya berlubang. Bagaimana ini, saya tidak punya anak perempuan lagi," tandas Sahlan tersedu-sedu.

(iwd/bdh)